Terima Kasih All Participant

Posted on Updated on

Atas terselenggaranya SEJAWAT Seri-9  tanggal 7-8 Nopember 2009 di Tulungagung, kami sampaikan ucapan terima kasih kepada:

  1. Seluruh Peserta
  2. Masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Tulungagung
  3. Para Sponsor:
  • Hi Tech Mall
  • Garuda Technik
  • Polygon
  • Rukun Makmur
  • Speedy
  • Bintang Harapan
  • Pinus T-shirt

Untuk bahan evaluasi kami ke depan, baik Panitia Lokal maupun Pengurus Pusat, mohon masukan konstruktif dari seluruh peserta. Mohon maaf apabila ada penyelenggaraan dan akomodasi yang kurang memenuhi harapan.

Sampai jumpa pada event SEJAWAT Seri-10.

Terima kasih.

57 respons untuk ‘Terima Kasih All Participant

    fadli said:
    November 9, 2009 pukul 4:34 am

    1. untuk jersey seri-9 ukuran waktu daftar di sepedahan.com memaki ukuran bukannya all size
    2. rutenya terlalu banyak on road, off roadnya terlalu sedikit
    3. jalur sejawat dan event di seri-9 ini menjadi 1, lebih enak jika ada 2 jalur terpisah

    Yayak said:
    November 9, 2009 pukul 5:33 am

    Evaluasi tuk Sejawat 9 Tulungagung :
    1. Mutu jauh dari Garis-garis Besar Haluan Sejawat ! malah menyerupai fun bike dengan prosentase off road yang kecil sekali.
    2. Kecuali jersey, nomor peserta dan penginapan, gak ada bedanya peserta yang membayar dan yang gratisan.
    3. Jersey sangat mengecewakan. Grafis yang lumayan bagus nggak ada artinya jika ukurannya jumbo hingga lebih menyerupai daster. Selain nggak enak dilihat jika dikenakan oleh mereka yang bertubuh kecil juga sangat tidak nyaman karena kedodoran kayak orang-orangan sawah. Percuma saja kita menyertakan ukuran jersey saat mendaftar jika kenyataan dilapangan seperti ini.
    4. Saat seremoni jelang keberangkatan di pendopo nama even “SEJAWAT” hampir tidak pernah disebut oleh announcer kecuali istilah Tanjung Perak Tepi Laut ke-23 yang berulang-ulang disebutkan. Apakah memang Sejawat kali ini numpang even Tanjung Perak tepi Laut ? Sehingga harus kehilangan jati diri ??
    5. Pada Sejawat sebelumnya untuk mengantisipasi jumlah peserta yang banyak diberlakukan sistem grade saat start, yang terjadi kemarin selain peserta campur aduk juga jadwal start yang molor. Sangat ironis jika mengingat panitia begitu kasar dan arogan saat menghalau dan menarik secara paksa peserta non sejawat saat berlangsung di Blitar.
    6. Rute Sejawat jauh dari ideal, terlalu banyak ASPAL dan terlalu sedikit OFFROAD apalagi hampir separuh rute offroad harus dilakukan dengan menuntun sepeda, karena tanjakan yang ekstreem dan jumlah peserta yang sangat banyak.
    Mohon untuk Sejawat selanjutnya dikembalikan ke jati diri Sejawat sebagaimana tertera pada visi misi Sejawat :
    “Berawal dari ide untuk menjelajah di alam dengan sepeda dan mengembangkan potensi wisata alam di JawaTimur, kami mengajak para penggemar olahraga sepeda MTB (bikers) yang menyukai kegiatan cross country dengan track off road 90% untuk bergabung berpetualang bersama kami”.
    Mohon maaf jika ada kalimat yang kurang berkenan, ini semua wujud kecintaan dan kepedulian kami pada Sejawat. Terima kasih.

    Tatok said:
    November 9, 2009 pukul 5:51 am

    Saya tertarik ikut Sejawat karena di mata saya Sejawat begitu ekslusif off road dan terkesan menikmati dan men’data’ potensi wisata yang bisa dipublikasikan ke khalayak.
    Dengan tetap hormat kepada Panitia dan semua pihak yang telah berusaha menyelenggarakan Sejawat 9, saya memohon agar penyelenggaraan Sejawat berikutnya tidak terkesan ‘yo wis ngono kuwi’ sehingga saya tidak sempat mengambil gambar foto dengan tenang….takut ketinggalan. (Maklum saya baru ikut di seri-9 ini).
    Tetapi apapun saya tetap ingin ikut di seri berikutnya (insya Allah) dengan harapan lebih merasuk di hati dan memory….suwun.

    sosro said:
    November 9, 2009 pukul 7:13 am

    Panitia Lokal Tulungagung kerjanya payah. Amburadul. Banyak jalan berbahaya tidak ada rambu ataupun petugas yang jaga. Akibatnya teman saya terjatuh cukup parah. Hari ini dia tidak bisa bekerja.

    Saran saya Sejawat TIDAK USAH BALIK LAGI ke Tulungagung.
    Tulungagung mah bikin event fun bike aja…

    Rudy said:
    November 9, 2009 pukul 9:37 am

    Saya sejak Sejawat dibentuk selalu bergabung, ijinkanlah kali ini untuk berkomentar………
    Ternyata yang dikhawatirkan bikers Sejawat terbukti sudah, intinya panitia tulungagung tdk bisa melaksanakan konsep Sejawat Pusat dengan profesional. Sayang memang, sejak Sejawat 1 s.d 8 jati diri Sjwt kian nampak karena panitia lokalnya mau bekerja dengan sungguh-2 dan mau bertanya bila tdk mengerti. Kalau asal mancal & grudukkan saja kampungku lebih bisa menyelenggarakan. Saya ngerti bener rekan-2 pengurus sejawat pusat sudah memberikan konsep & memandu panitia daerah tulungagung dengan baik, tapi apa artinya bila panitia daerahnya budeg & ndableg. Ini beda dengan yang di Kota Batu, panitia daerahnya sdh mati2an tapi tdk didukung pemdanya.
    Tulungagung gak usah bangga dengan “Tanjung rusaknya”, daerah lain yang minim pengalaman saja sukses, apa kata dunia ttg “Tulungancur”…eh keliru…. tulungagung.
    Pesan saya untuk Pengurus Sejawat Pusat, Jangan pernah kendur semangatmu untuk membentuk komunitas MTB Jawa Timur yang berkarakter & beretika.
    Bravvvvooooooooo Sejawat.

    Sunu Djati said:
    November 9, 2009 pukul 10:46 am

    Benar apa kata mbah Sosro & Om Rudy,
    Sepengetahuan saya wkt jadi panitia daerah unt event Sejawat, konsepnya bagus dan Pengurus Pusat selalu meng guide kami sejak awal koordinasi sampai dengan pelaksanaan event. Karena kami sebagai tuan rumah, maka harus bisa mengakomodir keinginan sejawat secara total, Alhamdulillah sukses.
    Tapi bila saat ini “jeblog” di Tulungagung, pasti panitia daerah Tl.agung benar2 O’on, telmi, wis mbuhlah………..opo arane.
    Tulungagung katanya pengalaman dievent sepeda ?…mana dul….
    Pengurus pusat sejawat sing sabar yo…….kita tebus di seri 10, kami bikers Sejawat tetap setia.
    Jangan pernah ke Tulungagung lagi………harga mati!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    T145 said:
    November 9, 2009 pukul 11:45 am

    Apa yg telah dikatakan di atas adalah benar semuanya…!!!!
    Suatu Keangkeran dari Nama SEJAWAT… suatu ke exclusive an Event SEJAWAT.. Suatu Kebanggaan Para MTb’ers harus ternodai habis di seri ini…!!! SUNGGUH MENGECEWAKAN, MENYEBALKAN, MENJENGKELKAN, MEMBOSANKAN…….
    berawal dari penginapan yang sudah semrawut, tdk sama dengan yg ada di website, tidak adanya gambaran route seri 9 yg akan dilalui, Umbul -umbul ataupun spanduk, baliho baliho yang menyemarakkan gaung kebesaran SEJAWAT pun tidak ada… yg ada hanyalah nama Tanjung Perak TEpi jurang atau apapun namanya… event sekelas SEJAWAT di samakan dengan FUNBIKE???? sangat ironis sekali… sangat menyedihkan… Mana slogan yg menyebutkan MTB’ers terhormat di medan OFFroad?tidak terbukti sama sekali di seri ini…
    Mohon maaf sebelumnya, bukan maksud untuk merendahkan para biker onroad ato funbiker tp seharusnya SEJAWAT itu Event Exclusive dgn route 90% offroad dgn menghadirkan keindahan alam.. bukannya malah di kasih track onroad semua dgn porsi offroad yg tidak mengenakkan sma sekali alias menyiksa… emg MTB’ers tidak boleh mngeluh tp keadaan kemarin membuat kita untuk selalu berteriak, mengumpat… itupun saya dengar slentingan para panitia ketika saya lewat di pos 2 bahwa para biker yg di belakang akan di belokkan ke jalan aspal semua tanpa melewati turunan offroad yang cuma sekelumit itu… sungguh memalukan!!! jika emg terjadi jadilah Event Sekelas SEJAWAT berubah jadi FUNBIKE….
    Dari awal start pun sudah MENJENGKELKAN yg seharusnya ada pembagian grade malah tidak ada sama sekali, malah harus menunggu lama yang ternyata masih harus menunggu BUPATINYA yg tidur… Lha ini Mau SEJAWAT apa Funbike? okelah klo funbike bisa molor sakarep udelnya… TAPI KALO SEJAWAT tidak seperti itu… SEJAWAT biasa dgn pembagian Grade dan TEPAT WAKTU…..!!!!
    Saya cuma terkesan pada satu hal!!! kesigapan & semangat para panitia yg ada di session SUNGAI… sangat membantu sekali…Terima kasih para panitia di session river… ACUNG JEMPOL BUAT kalian semua…
    DAri semua yang ada, sepertinya SEJAWAT harus dikembalikan ke fitrahnya.. ke jalur yang semestinya bukan ajang untuk mencari keuntungan sekelumit orang… Saya yakin SEJAWAT itu lahir sebagai wadah para Biker pecinta XC ato pecinta alam yg ingin menikmati alam dengan bersepeda… HARAP untuk Seri berikutnya tidak mengulang kebodohan yang terjadi di SERI 9 INI….
    Mohon Maaf jika curahan hati saya menyakitkan, tp itu semua terjadi karena ketidakpuasan para biker’s tentang pelaksanaan SERI 9 ini.
    But Thank Anyway!!!

    Herman said:
    November 9, 2009 pukul 1:09 pm

    kebanyakan peserta sejawat seri 9 kemarin pasti banyak yg bilang “KECEWA”

    Dody said:
    November 9, 2009 pukul 1:14 pm

    sepertinya ini penyeleggaraan sejawat yg plg parah,saya pikir yg di mlg ud yg paling buruk,ternyata di tulungangung lbh parah

    Loading said:
    November 9, 2009 pukul 1:56 pm

    Herman Berkata
    November 9, 2009 pada 1:09 pm

    kebanyakan peserta sejawat seri 9 kemarin pasti banyak yg bilang “KECEWA”

    BUKAN BANYAK LAGI…TAPI SEMUA KECEWA KECUALI >>>>PANITIA…YA TO….

    Dirjo said:
    November 9, 2009 pukul 1:59 pm

    1. Kaos sejawat kok seperti daster ya? Kembalikan kaos sejawat seperti dulu..
    2. Offroadnya mana seri 9?
    3. Untuk panitia pusat..jadikanlah seri 9 ini sebagai pelaran keseri berikutnya jgn sampai terulang lagi,, pilihlah kabupaten yang paling siap untuk mengadakan sejawat baik pemerintah kabupatennya dan panitianya..semoga sejawat sesuai dengan visi dan misinya..

    bayuheist said:
    November 9, 2009 pukul 2:18 pm

    SEJAWAT,menurut saya adalah sebuah event exclusive di MTB.saya sebagai pemula begitu mengikuti event seri-9 tulungagung tidak sesuai apa yang pernah saya dengar dari para senior yang pernah mengikuti event SEJAWAT sebelumnya.mana yang namanya pembagian grade,start yang molor,rute offroad yang katanya 90%,kaos yang tidak sesuai pesanan ukuranya,yang ada kesemerawutan peserta antara “penggembira” dan peserta sejawat.salut buat panitia season RIVER.thanks so on.

    Aries Sulaksono said:
    November 9, 2009 pukul 4:16 pm

    Aku juga gak mau kalah sama mas Rudy, sejak ada Sejawat aku tdk pernah absen. Ah ketimbang ngrasani sing elek, lebih baik ingat-2 yang sukses saja biar balance.

    Sjwt seri-1 (Kec.Genteng Banyuwangi) : Sebuah Club MTB GCO Genteng Banyuwangi dng pedenya menyanggupkan diri melaksanakan event perdana, cukup sukses, kerja panitianya luar biasa, walau cuman beberapa orang & keterbatasan fasilitas. Selamat buat GCO

    Sjwt seri-2 (Magetan) : Dengan telaga sarangannya & rute menantang, sukses

    Sjwt seri-3 (Blitar) : Kerja bareng Kabupaten & Kodya Blitar, kolaborasi “OFF ROADERS” dng para “FUN BIKERS”, terasa perhelatan ini tambah meriah, para FUN BIKERS beri applause ketika BIKERS SJWT mulai start, baru mereka start belakangan dan jalurnyapun beda. Masing-2 menikmati jalurnya. Thank’s Blitar & selamat buat panitia daerahnya. Sukses.

    Sjwt seri-4 (Trenggalek) : Para biker disambut oleh Bpk Bupati H. Suharto beserta masyarakatnya, beliau juga ikut gowes, sepanjang jalan dielu-elukan masyarakatnya…ck.ck, ck begitu dekatnya ke masyarakat. rute & view bagus, tim medis dng 5 ambulance tersebar di rute, wis pokoke panitia & pemda sukses. Selamat!!!

    Sjwt seri-5 (Batu) : View nya bagus dan menantang loh mas, ingat to Paralayang.

    Sjwt seri-6 (Bondowoso) : Disambut juga Oleh Bpk Bupati (Pak Amin), meriah pooool dng panggung hiburan gede. Rute penuh lumpur krn habis hujan, tapi menyenangkan, panitia cukup bagus, Sukses, Selamat ya!!!
    Oh ya malah 2 kali dng Special Editionnya di kawah Ijen, maaf sy gak ikut. Cerita teman-2 & di facebook luar biasa. Sumpah kalo kesana lagi aku mesti ikut biar bayar 2X lipat. Akuuuuu menyesaaaaaallllllllllll.

    Sjwt seri-7 (Lumajang) : Pertama kali event sjwt, psrtanya nginap dirumah penduduk, mereka ramah, 99% Off Road, view apik, panitia uapik tenan. Sukses!!!. Selamat pak!

    Sjwt seri-8 (Pacitan) : Biar panas terobati dng rute yang ganas, makan minum melimpah sepanjang rute, panitia bagus. Selamat & sukses.

    zaeni said:
    November 9, 2009 pukul 4:35 pm

    kemanakah seri berikutnya…?

    wishnu "ANDRETY" said:
    November 9, 2009 pukul 6:30 pm

    pertama saya masuk kota Tulung agung sempat putar2 tanya lokasi sekertariat SEJAWAT, kebetulan di jalan ketemu panitia lokal dan di pandu ke kantor Pemkab yg dijadikan sekertariat tp tdk ada spanduk atau tanda2 akan ada even SEJAWAT( ato mgkn saya yg ga melihat). saya jg merasakan apa yg di alami participant sejawat diatas, di pos 1 katanya di beri handuk kecil tp yg terjd di sana panitia sdh ga ada banyak peserta di belakang yg kehabisan air minum terpaksa beli di warung2. di pos 2 msh agak lumayan walau cm tinggal air minum dan msh ada petugas medis. setelah nyampe finish banyak yg ga kebagian makan piring dan sendoknya pun jg ga ada(kotor semua). saya jg pernah ikut “SEJALA seri 1” di Lamongan yg diikuti 500 bikers, walaupun baru pertama dan lbh sederhana tp lbh berkesan. saya wkt plg nyampai Kediri ketemu Team Panitia pusat SEJAWAT dan di beri penjelasan yg sebenarnya, ada apa dibalik kejadian itu semua. mgkn semua peserta yg belum tahu menyalahkan dan mengumpat panitia ,mestinya even yg sdh berjalan sampai dgn seri 9 itu lebih sempurna drpd seri2 sebelumnya tidak malah sebaliknya yg akan mengurangi minat para Bikers sejati untuk ikut SEJAWAT. terima kasih rekan2 Bikers Mtb’ers. saya berharap semoga seri berikutnya lbh baik lg Bravo SEJAWAT.

    badrun said:
    November 10, 2009 pukul 1:07 am

    Perasaanku sudah gak enak saat lihat web sejawat, sampai saat-saat terakhir gak ada gambaran route dan pembagian kamar seperti biasanya.
    Kuputuskan gak ikut sejawat kali ini, eh Alhamdulillah ternyata keputusanku benar dan gak nambah dosa dengan umpatan ke panitia

    Kalo dana penyelenggaraan kurang, kami bersedia uang pendaftaran dinaikkan

    Isdarwanto said:
    November 10, 2009 pukul 2:50 am

    Sejawat seri 9 = Funbike
    sungguh menyedihkan dan mengecewakan. apalagi saat finish dipendopo yang peserta sejawat dan peserta funbike, saat makan pramanan tidak ada bedanya sehingga saya malas untuk makan yang berjubel2 tidak karuan.
    semoga seri 10 lebih ditertibkan lagi.

    Ngabei said:
    November 10, 2009 pukul 3:19 am

    Untung saya gak ikut, soalnya jauh jauh hari sebelum acara di mulai, memang sudah beredar kabar yang tidak enak mengenai tolong agung. Yang itu yang ini. Yahhh toh semuanya terbukti sudah.
    Semoga yang merasa orang tolong agung, membaca semua comment dari temen2 diatas.
    Amin.

    Adiez SHCC said:
    November 10, 2009 pukul 3:55 am

    ……thanx’z buat Pengurus Pusat SEJAWAT n panitia lokal SEJAWAT seri-9 Tuor de Lereng G. Wilis Tulungagung.

    Qt dr Dr. Soedomo Hospital Cycling Club (SHCC) Trenggalek cukup puas dengan acara sejawat seri-9 mulai dari rute, sambutan tuan rumah, hidangan, service, dll. Poko’x the best.!!!
    Thanx’s 4 Bupati Tulungagung, Mr. Ir. Heru Tjahjono, MM.

    ……tp klo boleh kritik untuk panitia pusat…, untuk masalah jarsey peserta mohon kwalitasnya diperbaiki. kelihatannya jarsey SEJAWAt seri-9 kwalitasnya menurun.
    Thanx’z

    Salam MTB’ers!!!!
    Baronx’z Group Organizer

    Adiez SHCC said:
    November 10, 2009 pukul 4:04 am

    Utk P. Wawan (pengurus Sejawat Pusat, Thanx’z for oleh2 tuaknya. Salam utk teman2 pengurus yang laennya (P. Agus, P. Yoyok, dll.) Kapan maen ke Trenggalek, Nasi Gegog. P. Armuji thanx’z for T-Shirtnya.

    Leader of SHCC Trenggalek
    Amir Khadis

    raudi said:
    November 10, 2009 pukul 1:01 pm

    sejawat seri 9 gatot puol tidak ada bedanya sama fun bike jalur kurang menantang kayak jalur taman kanak2.

    kalau pacitan itu baru sejawat seri dewasa hhuuuuuaaaahahahahahaha

    yan said:
    November 10, 2009 pukul 2:17 pm

    SEJAWAT SERI 9…..AJOOOOOOOOOOOOOR…..
    PANITIAX SIAP GAK SIH??????
    PANITIA PUSATX GI MNA?????KOK RUTE SPERTI GITU DSETUJUI…!!!!!!
    MEMALUKAN PARA MTB’ER YG TERHORMAT……

    PANDU MOSSO KARBON said:
    November 10, 2009 pukul 2:58 pm

    KAMI AMAT SANGAT BANGGA ATAS TERSELENGGARANYA LATIHAN BERSAMA BAPAK BUPATI TULUNGAGUNG(TANJUNG PERAK TEPI LAUT) APA BISA SEJAWAT SEPERTI ITU?
    SEBELUM SESAHWAT ADA KOTA TULUNGAGUNG SUDAH MENGADAKAN EVENT LATIHAN BERSAMA TANPA DIPUNGUT BIAYA SEPESERPUN.
    BAHKAN TANJUNG PERAK TEPI LAUT SIAPA SUKA BOLEH IKUT SUDAH SERI YG KE 23 SEDANGAKAN SESAHWAT EEEHHMMMM MAAP SEJAWAT MASIH SERI 9,KEJAUHAAANN CAAAAAAAAAKKKK…..

    1.TANJUNG PERAK TULUNGAGUNG SUDAH GRATIS MAKAN PRASMANAN DI PENDOPO EEE MASIH DAPAT HADIAH LAGI+DORPRISE.GAK TANGGUNG TANGGUNG HADIAH UTAMANYA MOTOR PASTINYA.
    2.SESAHWAT EH KLIRU SEJAWAT KKKKKKK……. SUDAH MEMBAYAR MAHAL 150 RIBU HANYA DPT KAOS,PENGINAPAN MAKAN PAGI-SIANG ITUPUN MENUNYA HANYA SEGO PECEL OALAAAAAAHHHHH…. NEMEN REK… WES BAYAR LARANG LARANG MEK NGONO THOK.
    GARA2 MENU NASI PECEL ITU PERUTKU SAKIT GAK KARUAN AMPE AKU GAK BISA IKUT MANCAL….
    3.HADIAH SEJAWAT POL POLE CUMAN FRAME… APA SEPADAN DGN IURAN YG DIPUNGUT….(PANITIA KEBANYAKAN UNTUNGNYA)COBA SAMPEAN PIKIR?

    TULUNGAGUNG MEMANG TIDA DUANYA AKU ANGKAT TOPI BUAT TULUNGAGUNG.
    ADAPUN RUTE YG GTU GTU AJA ITU PERMINTAAN DARI TEAM SESAHWAT EHHHH KLIRU LAGI SEJAWAT GTU LHOOOO…. DI TULUNGAGUNG MASIH BANYAK RUTE RUTE YG MENANTANG ALIAS MENGURAS TENAGA.MINTA BERNGKAT PAGI PULANG SORE BISA BERANGKAT PAGI PULANG SIANG JUGA BISA.RUTE OFF ROAD FULL ADA ROAD JGA ADA SATU LAGI TANJAKAN GAK HABIS HABIS JGA ADA.
    TERSERAH PERMINTAAN.
    KAMI SUDAH MENGAJUKAN RUTE YG AMAT SANGAT EXTRIM TPI DRI DARI TEAM SESAHWAT EHHHH MAAP SEJAWAT MENOLAK DGN ALASAN TERLAU EXTRIM.KAMI SEMPAT PUNYA ANGGAPAN TEAM SEJAWAT GAK MAU NANGGUNG RESIKO SEUMPAMA ADA APA APA…. GAK MAU KENA ASURANSI…. HE HEE ANEH BIN AJAIB MAU ENAKNYA AJA..
    SADARLAH KALIAN SEMUA.. BAHWA KALIANTELAH TERHIPNOTIS OLEH KEKUATAN SESAHWAT.
    SEKALI LAGI KOTA TULUNGAGUNG HEBAAT…. BUKTINYA ANAK2 TULUNGAGUNG YG BERNAMA CEETAH CYCLING CLUB BEHASIL MENEMPATI URUTAN 1-6 BESAR,MANA SEJAWAT SEEDED A KATANYA KENCENG KENCENG KAYUHANYA,BAGUS SEPEDA DOANK PANCALANE DAMEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEENNNNN………….ALIAS MBOJEEEEE…….

    BUAT TEMEN TEMEN TULUNGAGUNG SEMANGAT TERUS…

    BWT BAPAK BUPATINYA KAMI TUNGGU ACARA TANJUNG PERAK TEPI LAUT SERI BERIKUNTNYA..

    BRAVOOOOOOOOOOOO CYCLING TULUNGAGUNG..!!!

    hohok said:
    November 10, 2009 pukul 3:08 pm

    “SEJAWAT seri9 = Tanjung Perak tepi Laut”
    Batal ikut sejawat,Ahkirnya ikutan Tanjung perak,sudah diangan-angan setidaknya jalur sama dgn Sejawat pasti menantang,n gratisss…tisss,wauuuuuwoooo….ternyata gak ada tantangan blazzz…
    Pas di jalan Tahu-tahu udah di POST ke2, Lha POST ke 1 nya manaaaaa??
    Mulut cuman Mlongoo…tok… mas,Tinggal tenda-tenda dihuni anak2 kecil & gelas-gelas plastik kosong…
    Walahhh…..Kasihan banget MTB”ers yang udah pakai kaos Sejawat dong.

    dandy said:
    November 10, 2009 pukul 4:56 pm

    kalo banyak yg kecewa mungkin jg sama dgn saya,……………… tapi kl ada yg bangga dan puas mungkin ya belum pernah ikut event diluar tulungagung ……..nuwun sewu lo Mas……….;

    munari ojek said:
    November 10, 2009 pukul 5:06 pm

    Mas Pandu Santoso ini sudah keterlaluan…kalo temen Bupati Masak Bicaranya Kotor..kalo saya jadi Bupati Heru anda ini sudah ada di waduk kecemplung, saya angkat topi buat Bupati Heru…tapi sama sekali tak salut sama panitia dibawahnya, Mas Pandu boleh membela Tulungagung, tapi harus diinget, kritikan itu bertanda membangun, sebagai sesama warga Tulungagung juga harus menjunjung tinggi azas kesopanan, sebagai warga tulungagung kita juga harus hormati tamu dari luar kota, memang kita haruslah menyadari, Sejawat harusnya dirute terpisah, namun panitia daerah justru yang gak mau, begitu juga Bapak Bupati kita, masak harus berpisah dengan tamu tamunya, yang bener itu justru yang Tanjung perak harusnya di tunda, bukan dijadikan satu, mengingat team Sejawat ini sudah bayar lebih untuk enjoy, karakternya pun beda, kalo Tanjung Perak Yo ngono kuwi, sing penting Mancal, lah kalo Sejawat ini cari tantangan, yo bedho toh mas, Saya Sebagai warga Tulungagung melihat kedatangan Sejawat juga sebagai tamu, bukan musuh, kuwi sedulur sedulur kabeh, mas Pandu kudune ngerti dan bermartabat, nama Pandu Moso Karbon itu siapa ayo tunjukkan jati dirimu, ojo pencilakan lambemu, Sejawat juga bukan balapan, kalo anda belum tahu tata aturan berkomentar ojo ngisin ngisini Warga Tulungagung, Mohon bapak Bupati mengerti, Arti persodaraan Bersepeda, jangan disamakan Bikers sejawat dengan tanjung perak, jangan biarkan oknum Pandu Moso Karbon jadi pembakar silaturahmi yang kemaren, ketidak puasan ada pada Peserta Sejawat terhadap panitia daerah ingat bukan pada Bapak Bupati Heru, seharusnya yang ditegur panitia daerah, saya yakin seyakin yakinnya nantinya peserta sejawat memang tak mau lagi mampir ke tulungagung, dan gethuk tular ke yang lainnya, sementara peserta tanjung perak tepi laut apa ya mau silaturahmi ke daerah lain seperti peserta sejawat yang mampu pergi kemana mana, Ingat Warga Tulungagung Harus Menjunjung Tinggi Sportivitas, Bukan Memperburuk Citra TULUNGAGUNG….Bagi yang protes tetap harus santun, Jangan pernah meniru oknum bernama PANDU MOSO KARBON, Nyuwun Ngapunten, Salam Dari Munari Ojek Bikers Asli Tulungagung..wasalam

    The Gate said:
    November 10, 2009 pukul 6:21 pm

    J . K

    The Gate said:
    November 10, 2009 pukul 6:44 pm

    Seng Penting Ojo Jotos-jotosan Yo MAs…………………..

    Soeharsono said:
    November 10, 2009 pukul 6:46 pm

    Salam kenal 2 all cycling mania!!!

    Kami anak-anak cycling mania dari kota Malang
    Pertama-tama saya ingin ucapkan selamat dan sukses buat event Tanjung Perak Tepi Laut seri ke 23-Sejawat seri ke -9 ini khususnya buat kota Tulungagung dan all panitia.
    Selama event ini berlangsung kemaren, menurut saya tidak ada masalah yg mengganggu jalannya acara di Tulungagung, kami dari Malang merasa puas atas pelayanan2 yg di berikan kota Tulungagung kepada kami sebagai tamu dari luar kota,
    Tidak lupa kami juga mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada sodara Pandu Mosso Karbon atas tempat menginap semalam ( suwun banget yo Sam…Oyi!!)
    Kami tunggu kabar latihan bersama Bpk Bupati Tulungagung Heru Cahyono Tanjung Perak Tepi Laut seri berikutnya.
    Kami cycling mania kota Malang siap untuk datang lagi ke kota Tulungagung.

    NB: Pandu Mosso Karbon<<<<< Ayo Sam, latihan henam ndik Ngalam, Buring Hill, tak enteni sampeyan.

    Matur sembah nuwun…Thanx 4 all!!!!!

    Rahardi B said:
    November 11, 2009 pukul 5:18 am

    Rekan-2 Jatim MTBers,
    Saya sbg orang tulungagung mohon maaf atas komentar PANDU MOSSO KARBON yang sangat tdk melihat realita serta bahasanya……nuwun sewu bahasa JONGOSSSSS (kacung/budak). Karena dia sebenarnya tukang becak punya sepeda elek ikt tanjung perak TL, dikasih makan gratis. Shg klo ada yang mengusik komunitasnya akan menggonggong. Mungkin disuruh menggigit orang akan ia lakukan. Jadi memang loyalitas dia seperti….tadi itu…yang bisa menggigit. Sekali lagi sebagai bangsawan Tulungagung saya malu melihat tulisan PANDU. Maaf para biker Sejawat.

    octamania13 said:
    November 11, 2009 pukul 5:29 am

    saya selaku warga Tulungagung minta maaf apabila peserta sejawat kurang puas……jujur kami jg kecewa mas….mbayar ma tidak g da bedanya…..
    g seperti di Blitar….tp jujur p Heru jg mengalami dilema…beliau takut semua warganya g bisa menikmati event besar jika harus membayar…
    tp seandainya acara tanjung perak bisa mengalah sedikit…ya minimal ditunda pelaksanaannya….maka,mungkin yg sekrang ditulis adalah komen2 yg indah tentang tulungagung…….
    percayalah..bikers Tulungagung tu ramah2……sekali lagi…saya atas nama Cheetah comunity meminta maaf atas segala kekesalan ini…..

    bocah.goblok said:
    November 11, 2009 pukul 5:42 am

    Assalamualaikum wr wb
    Pertama mohon maaf bila ada kata2 yang kurang berkenan nantinya.
    1.kepada semua komentar terima kasih saya sebagai wong tulungagung kok isin to moco tulisan komentar konco2 kota lain.kok koyone memandang tulungagung ki wes pancen elek tenan.opo iyo lek pancen elek ki terus kudu malah koyo ngono kui.ora to….??? gawe pikiran seng tenang lah mas/om di adem ne disik fikirane….saya tau kecewa sih ada tapi kan yo ra kudu ngono kui lek komentar seolah2 tulungagung ki wes ra pecus,ra pantes dadi tuan rumah,ra iso dadi tuan rumah seng apik.yo lek pancen ra pantes yo untuk berikutyna tulungagung ra usah di jadikan tuan rumah.bereskan ra usah komentar seng malah membuat panas wong tulungagung….(maaf ini saya sebagi wong awam ra ngerti sepeda)
    2.Buat Mas/Om RUDY…..
    tolonglah mas rudy ojo ngono komentar e sampean mlesetne jeneng koto “tulungagung” dengan nama “Tulungajur”.eleng lah mas nama kota tulungagung kui kebanggaan wong tulungagung dadi yo ojo di nggo dolanan,saya yakin kok jika nama kota anda di plesetkan orang lain pasti ada perasaan yang kurang enak,begitupun saya mas sebagi wong tulungagung.jadi tolong ojo ngnolah….”Tanjung Rusak”…???mksd sampean apa?? bisa dijelaskan…..ini menyangkut harga diri acara tulungagung mas khususnya acara bapak BUPATI…jauh sebelum sejawat ada tanjung perak sudah ada mas jadi kayaknya kurang etis jika sampean menyebut “tanjung perak” dengan “tanjung rusak”….!!! buat mas Rudy maaf lo nggih jika kurang berkenan tapi ini menyangkut nama event rutinan sepeda di tulungagung.
    3.buat mas yayak & mas aris sulaksana ….salut buat komentar sampean seng membangun.suwun komentare.dengan pikiran adem sampean sampaikan komentar seng membangun mas….
    4.Buat semua komentar sebenare intinya sama KECEWA…itu yang saya rasakan tapi menrut saya kok yo keterlaluan cara penyampaianya,sebagi wong tulungagung saya prihatin membaca komentar2 seng koyo ngono kui.seolah kabeh wes profesinal dalam segala hal….po meneh dalam komentar koyo ne wes profesianal…..profesional dalam komentar..
    buat semua peserta sejawat yang merasa kecewa tolonglah Tak ada gading yang tak retak…..jadi monggo komentar silahkan tapi gunakan pikiran seng adem beri masukan yang bermanfaaf biar kedepannya bisa lebih baik,mungkin saat seri 9 ini okelah dikatakan kecewa tapi apa sampean2 semua seng komentar bisa menjamin untuk seri2 berikutyna gak bakal terjadi lagi,bisa menjamin tiap seri gak ada yang di kecewakan.
    saya yakin kok suatu saat bakal ada seri yang lebih parah dari seri 9 dan semoga itu gak terjadi di kota2 mas2/om seng komentar2 di atas.
    Buat panitia lokal saya sebagai wong awam mengucapkan terima kasih atas terlaksananya acara kemarin saya bisa merasakan kekecewaan panitia lokal jika membaca komentar2,jadi buat panitia jadikan komentar bahan evaluasi,salut buat panitia yang sudah bekerja.
    buat semua MTB er sejawat sukses selalu.buat yang saya komentari maaf jika ada yang kurang enak….
    Buat bapak bupati tulungagung salam hormat.
    SUKSES selalu sejawat seri ke 10 semoga makin sukses…SALAM

    Asam Urat C.C said:
    November 11, 2009 pukul 6:05 am

    Gak masalah rute yg gimana ato pelaksanaan yg gimana………………..
    Karena setiap acara pasti ada kurang dan lebiihnya.
    Kalao saya berterima kasih terhadap d laksanakannya event seperti ini karena bisa menambah teman dan persaudaraan……………..serta bisa lebih mengenal daerah2 yg ada d Jawa Timur khususnya.yg penting enjoy

    PANDI MOSSO KARBON said:
    November 11, 2009 pukul 7:01 am

    SUGENG ENJING,SIANG,MLM…..

    KPD MAS/PAK BOCAH GOBLOK:THANKS WES KOMEN DSINI KITA SEBAGAI WARGA LOKAL KUSUNYA IKUT BERBANGGA AKAN ADANYA SEJAWAT TPI KNPA SEOLAH2 TANJUNG PERAK YG DISALAHKAN ITU SEMUA KAN KESALAHAN SEJAWAT MURNI… SALAHKAN DONG PANITIA SEJAWAT,MANA PANITIA SEJAWAT?KOK YG TAMPAK MALAH PANITIA LOKALNYA JUJUR YA SAYA SALUT BGT KPD PANITIA LOKALNY YG SIGAP DAN SIAGA CONTOHNYA KEMAREN PAS ADA PESERTA SEJAWAT DARI BLITAR KECELAKAAN DITURUNAN DENGKULNYA AMPE TERKELUPAS TPI MANA PANITIA SEJAWATNYA????? KOK MALAH PANITIA LOKAL SENG NULUNGI REK… HARUSNYA KAN ITU JADI TANGGUNG JAWAB SEJAWAT…

    KPD SAM RAHARDI B:AWAK E PENO MAUNYA APA?HARUSNYA BELA DONG KOTA KITA SAYA N TEMEN2 BANYAK YG PANAS LIAK KOMEN NDEK ATAS,KASIAN SAM BUPATINE WES NGENTEKNO DANA AKEH GAK CUMAN RATUSAN RIBU TPI JUTAAN CAK….
    SEMOGA WAK E PENO SADAR DAN MENYADARI KESALAHAN……!!!!

    SEMOGA SELURUH MTB TULUNGGAGUNG DIBERIKAN KETABAHAN DAN KEKUATAN IMAN UNTUK MENGHADAPI SEMUA INI….

    SENG ANGEL DIATUR GAK USAH MELOK TANJUNG PERAK TEPI LAUT SERI BERIKUTNYA NGRIWUK NGRIWUK I THOK.. SEK AKEH SENG GELEM MELU…..

    SELANGKONG TRETAN….

    fkccl said:
    November 11, 2009 pukul 7:41 am

    meski kami nggak ajeg ikutan sejawat, tapi setelah event sejawat di tulungagung yang amburadul itu, kami masih berharap sejawat terus berpacu untuk mengembalikan citranya. menurut amatan sya dngan teman 2, amburadulnya sejawat seri 9 itu krn sejawat kemarin itu udah nggak mandiri alias ketergantungan dngn panitia lokal yg nggak profesional. betapa tdak, nama sejawat kemarin itu udah nggak kesebut sama sekali, pemberangkatan yang nggak karuan. lebih baik makan apa adanya dari pada prasmanan tapi nggak cukup. soal hadiah disejawat nggak menjadi tujuan utama, tanpa hadiahpun nggak apa 2. peserta diluar sejawat banyak yang ngaco. itu terjadi ketika trek pertama masuk off road, ternyata yang kembali itu biker yg nggak resmi sejawat, yg akhirnya peserta sejawat pemula ikut 2 an kembali dan melintas di jalan aspal. yang kedua banyak peserta diluar sejawat yg balik cengkelak motong kompas sebelum masuk trek off road yg kedua. ” hei mas kenapa kembali, eman 2 lho kalau kembali ” tanyaku. Apa kata dia, nggak papa masih jauh kok mas. Kata teman yang nggak pakai nomor dan kaos sejawat itu. Inilah barangkali yang perlu mendapat perhatian dari pengurus sejawat, sebaiknya lebih baik mandiri daripada ketergantungan tapi malah menuai banyak kritik pedas dari teman 2. Yg terpenting sekarang kita harus saling introspeksi dan memperbaiki kekurangan – kekurangan kita, sehingga semangat para biker MTB akan lebih baik lagi. Akhirnya SALAM BUAT TEMAN 2 JATIM MTB.

    raudi said:
    November 11, 2009 pukul 7:50 am

    yang kembali atau potong kompas itu mungkin peserta yang gratisan atau bayar separo kalau bayar penuh mana mau jalurnya di potong.

    kalau sudah bayar penuh minta jalur penuh juga donk masak jalurnya di potong kan rugi heuheuhuehuehheheuueueue

    raharjo kartini said:
    November 11, 2009 pukul 8:50 am

    Saya Orang Tulungagung, saya dan istri saya juga biasa spedaan bareng Pak Bupati, saya tidak suka komen mas Pandu Mosso Karbon, jangan diteruskan mas…terima dulu kritik dan sarannya…kita disini punya tatatertib, kalo komen gak sopan mending jangan komen….saya malu dengan perilaku anda…daripada saya tegur langsung…saya tahu anda kok…!

    Wwn said:
    November 11, 2009 pukul 12:29 pm

    Saudaraku Jatim MTBers.
    Sudahlah sudah! kita akhiri rasa ketidakpuasan kita, rasa marah kita. Ubahlah dengan rasa syukur atas nikmat Allah SWT bahwa kita di beri kesehatan, kesempatan, rejeki untuk mengikuti event Sjwt seri-9, sehingga kita bisa menikmati seluruh rute & view yang disajikan rekan-2 panitia Tulungagung. Disini kita semua diuji, bukankah “Surga atau Neraka” tergantung pikiran kita sendiri? Apakah kita berani menyombongkan diri bahwa sesuatu yang kita rencanakan secerdas apapun, hasilnya PASTI akan sesuai harapan? Apapun hasilnya akan ada evaluasi, perenungan dan rasa Syukur serta berbuat lebih baik dari serpihan ketidak sempurnaan.
    Ingat pepatah jawa dari sesepuh kita : “Ojo sok gawe serike liyan” (jangan suka membuat orang lain sakit hati baik melalui ucapan maupun sikap kita). Dan tidak kalah pentingnya, bgm saling bisa memahami, shg kepentingan bersama dapat terakomodasi dengan baik & indah.
    Jika akan memberi kritik atau saran harus konstruktif.
    Semoga Allah SWT senantiasa memberikan berkahNya kepada keluarga besar Jatim MTBers………Ammiiiiiiiinnn.
    Dah ya………. damailah kita semua.

    rifqi said:
    November 11, 2009 pukul 2:07 pm

    evaluasi sejawat seri-9 tulung agung 1. sejawat rasa funbike kalau bisa di katakan FUN padahal sesungguhnya banyak yang SAD dan MAD. 2. Panitia lo0kal ASLI sejawat tidak kelihatan termasuk umbul-umbulnya. 3. peserta gratisan dan yang bayar diperlakukan sama padfahal harusnya beda. 4. ciri khas rute rute sejawat tidak tampak sama sekali yang ada hanya rute Funbike +. SARAN: 1. kembali ke visi dan misi awal sejawat. 2. kalau terpaksa harus gabung hendaknya panitianya di bedakan jadi pesertanya tidsak campur aduk kayak Rujak cingur campur rawon, harap dimengerti maksudnya. 3. Jangan sampai terjadi lagi kesan bahwa sejawat nebeng funbike seperti seri-9 ini. Demikia evaluasi dan saran dari saya yang merasa sangat kuecuewa sekali amat sangat. BRAVO SEJAWAT.

    ZAENK-MTB said:
    November 11, 2009 pukul 11:12 pm

    Sejawat seri 9 Tulungagung, sejawat yang paling menjemukan dan membosankan dari dalam sejarah Sejawat. Rute yang monoton (90% rute jalan raya), bareng dengan peserta yang bukan sejawat sehingga kelihatan seolah-olah bukan acara sejawat tapi fun bike. Apa pakemnya sejawat sudah berubah? motto diubah saja “SEJAWAT, TIDAK LAGI TERHORMAT LAGI DI MEDAN OFF ROAD”…salam ZAENK

    fkcclamongan said:
    November 12, 2009 pukul 1:57 am

    Udahlah rek, polemik sejawat seri 9 yuk kt sudahi. Kita buka lembaran baru untuk saling introspeksi. Kita bangun semangat para cyclis khususnya MTB. Sy sarankan teman 2 untuk jalin kebersamaan dan kekompakan, dan kalau bisa ada semacam pertemuan para penggemar MTB. Lebih pas lagi kalau ditiap kabupaten terbentuk semacam forum untuk menjembatani club-club yng ada di daearh anda. SEKIAN TRIM DAN SALAM BUAT TEMAN 2 SALAM KOMPAK

    Tac Tic MTB said:
    November 12, 2009 pukul 2:48 am

    Sejawat seri 9 Tulungagung, kecewa boleh bro tp jangan HARGA MATI,
    karena jalur2 offroad ditulungagung sangat bagus untuk dilewatkan….

    wahyu pracito utomo said:
    November 12, 2009 pukul 2:52 am

    utk yayak. . nuntun jauh kamu gak kuat yeee?????

    wahyu pracito utomo said:
    November 12, 2009 pukul 3:22 am

    reeeeeekkk,,, para hobies MTB Jatim… ayoooo junjung tinggi sportivitas… gak usah gitu lah.. buka mata, telinga, dan hati anda.. pikirkan jalan terbaik untuk masa depan SEJAWAT.. bangun terus moto GUYUB RUKUN WARGA JAWA TIMUR.. thanks a lot to warga Tulungagung, panitia lokal, bupati, dan segenap warga yang berpartisipasi baik secara langsung atau tidak langsung… JUNJUNG TINGGI SPORTIFITAS DALAM OLAH RAGA

    BALA said:
    November 12, 2009 pukul 2:54 pm

    Klo nurut saya acara kemaren hanyalah semata2 karena kesalahan format acara saja. Klo dilihat dari segi konsumsi tulungagung memang sangat luar biasa, bahkan sepertinya saya belum pernah menjumpai acara “bersepeda” dengan konsumsi se-luar biasa ini. Panitia lokal pun bekerja dengan sangat baik. Tetapi sebagai salah seorang peserta sejawat, saya juga mengalami satu kekecewaan yg mungkin dialami juga oleh teman2 yg lain. Menurut saya pelaksanaan sejawat yg dijadikan satu dengan FunBike tanjung perak merupakan sebuah “kesalahan”, dimana akhirnya berimbas pada membludaknya jumlah peserta. Perlu di ingat bahwa peserta sejawat rela jauh2 datang dari segenap penjuru jawa timur dengan satu tujuan yaitu untuk menikmati MTB adventuring, dan 2000 orang bukanlah jumlah yg ideal untuk sebuah adventuring. Hal ini akhirnya berdampak pada timbulnya kemacetan sehingga kenikmatan bersepeda jadi terganggu (mungkin juga hal ini salah satu penyebab ada peserta yg sampai datang jam 13.30). Yg kedua karena format acaranya menjadi satu dengan Funbike, sehingga menyebabkan rute yg dibuat juga harus mengalami kompromi yg kemudian memunculkan rute yg sebagian besar on road. Meskipun bisa dibilang rutenya cukup berat dan menantang dengan view yg bagus tetapi passion yg dirasakan sangatlah kurang, karena pada intinya bersepeda MTB akan sangat terasa nikmatnya terlebih-lebih jika dipakai dijalan off road. Yg ketiga adalah akibat formatnya jadi satu menyebabkan pesertanya jadi sangat beragam baik itu kemampuan, tujuan dan motifasinya. Perlu diingat, tidak semua peserta sejawat kuat2 mancalnya, tetapi yg pasti sebagian besar peserta sejawat punya passion yg sama dalam hal bersepeda, karena mereka sudah rela datang jauh2 dan membayar mahal dengan satu tujuan yaitu adventuring MTB, sehingga walupun sebagian ada yg kuat tanjakan ada yg nuntun, ada yg berani melewati turunan ada yg tidak, tetapi pasti akan setiap peserta akan selalu berusaha untuk menyelesaikan seluruh rutenya. Tetapi terkadang tidak begitu halnya dengan peserta fun bike yg (maaf) bayarnya tidak seberapa atau bahkan gratis, terkadang ada beberapa atau banyak oknum yg sengaja mengambil jalan pintas untuk sampai ke finish, hal inilah yg kemudian menjadikan “suasana Adventure” sejawat jadi pudar.
    Menurut hemat saya jauh lebih baik seandainya sejawat kemaren katakanlah mencontoh format seperti di blitar, gpp pelaksanaannya bareng dengan Fun bike tetapi dengan jalur yg berbeda yg disesuaikan dengan karekter “SEJAWAT”, saya yakin dengan kombinasi rute yg yahud dan akomodasi serta konsumsi seperti kemaren mungkin akan menjadikan sejawat Tulungagung sebagai salah satu yg “the best” darisejawat. Untuk kedepannya semoga sejawat bisa lebih baik dalam pelaksanaannya. Untuk tulungagung terimakasih sudah memberikan yg terbaik, semoga kapan2 sejawat bisa kembali lagi kesana dengan format yg lebih baik. Maju terus sejawat dan persepedahan nasional.

    BALA said:
    November 12, 2009 pukul 3:00 pm

    Oh ya mohon maaf klo tulisan saya menyinggung pihak2 tertentu, karena pada dasarnya tidak ada maksud kesengajaan untuk menyinggung dan mempersalahkan pihak2 tertentu

    Thk&salam
    BALA
    Peserta dari Ngalam

    PANDU MOSSO KARBON said:
    November 12, 2009 pukul 3:54 pm

    ASSALAMUALAIKUM TRETAN….

    ALHAMDULILLAH AKHIRNYA KITA SALING REDAM EMOSI DAN MENYADARI KEKURANGAN MASING MASING…. AKHIRNYA DOA KAMI DI DENGAR OLEH SANG HYANG WIDHI….
    PERCUMA KITA SALING ADU ARGUMEN MALAH GAK ADA TITIK TEMUNYA.KEPADA SEMUANYA SAJA SIAPAPUN ANDA KAMI SEGENAP TRETAN-TRETAN TULUNGAGUNG NGATURAKEN SEPORANE SING BENYAK TRETAN…. KAMI MEMBUKA TANGAN LEBAR LEBAR BILA TRETAN KABIH INGIN LATIHAN BERSAMA KAMI-KAMI DI BUMI KOPI IJO(CETHE) KAMI SANGAT DGN SENANG HATI MENERIMA SODARA2 SEKALIAN….

    YG LALU BIARLAH BERLALU SKRG KITA BUKA LEMBARAN BARU YG LEBIH INDAH….

    BWT SODARA “RAHARJO KARTINI” LEK SAMPEAN PGN TEMU AKU KITA KTEMU DI TOKO SEPEDA UNITED PASAR SORE LAMA…..

    TAK TGU BROO…

    TERUS SEMANGAT CYCLING MANIA JATIM…..

    arif NCC VAN-GEN said:
    November 12, 2009 pukul 5:36 pm

    salam kenal buat MTB’ers JATIM, kami dari NCC Kepanjen-Malang baru bisa ikut partisipasi SEJAWAT di serie 9 di Tulungagung, kesan yg kami terima pertama kali memang beda dgn yg kami dengar spt even sejawat sblm2nya, mulai penginapan, ukuran & mutu jersey hingga pelaksanaan start. tapi kami salut dgn bpk Bupati Tulungagung beserta jajarannya dan panitia lokal yang sdh berusaha menyukseskan even Sejawat walaupun sedikit amburadul krn dibarengkan dgn even Tanjung Peraknya. Saya pribadi salut sekali dg kesigapan masyarakat yg dilibatkan terutama yg di jalur sungai. Kalau masalah route bagi kami tdk masalah krn bbrp tmn kami sdh pernah ikut even Tanjung perak sebelumnya, bagi kami apapun routenya samasekali tdk masalah, bagi kami beda daerah juga beda karakter jalur & routenya, apapun dan bagaimanapun routenya kami enjoy aja. Masalahnya kami memang tdk pernah tahu dan merasakan bgmn route2 sejawat sblmnya. Yg jelas kami salut dan berterimakasih kepada bpk. Bupati Tulungagung dan jajarannya, panitia, masyarakat Tulungagung dan Biker’ers Jawatimur atas terselemggaranya SEJAWAT SERIE 9. SALAM BUAT BIKER’ers SEJATI JAWATIMUR

    octamania13 said:
    November 13, 2009 pukul 1:54 am

    ayo latihan bersama…………..
    mtb bandung,mrc trenggalek…….qt lama g sepedahan bareng lho………
    ayo njajal rute downhille Tulungagung

    rifqi said:
    November 13, 2009 pukul 11:23 am

    Is there any body out there who has information about What was hapen at Sejawat 9th series? please give us that information immediatelly.

    Rofiek_727 said:
    November 13, 2009 pukul 4:22 pm

    OBR nyesel tidak ikut seri-9 Tulungagung??? Eh malah ikut SURAMADU, tp ngak pa2lah ketemu sm Ita (Panitia Pusat) jg medal. Kenapa kt nyesel tdk ikut ??? Soalnya kt tdk bs menikmati kekecewaan Biker’s SEJAWAT.
    Smoga ini menjd pelajaran buat kita Situbondo, BRAVO SEJAWAT….

    arief -TAC-Tbn said:
    November 13, 2009 pukul 5:36 pm

    bravo sejawat… kalau boleh usul gimana kalau rute sejawat selanjutnya diperpanjang lagi tapi ada season brakefastnya, jadi habis sarapan langsung mancal lagi sampek siang , biar puassss, Semoga sejawat semakin jaya…

    kona said:
    November 14, 2009 pukul 2:35 am

    TOLONG UNTUK PANITIA, TERUTAMA MAS YOYOK SEBAGAI HUMAS SEJAWAT…..DIJELASKAN APA YANG TERJADI SEBENARNYA DENGAN SEJAWAT SERI 9..??!!!! HARUS ADA KLARIFIKASI DARI PANITIA….JANGAN SAMPAI TERUS BERLARUT-LARUT MENJADI POLEMIK YANG GAK ADA SELESAI SELESAINYA, MATUR SUWUN…….

    accept ltcc said:
    November 14, 2009 pukul 12:37 pm

    wah sejwatnya offroadnya kurang bos…..!!!!!jdi cuma kaya ikut fun bike n pecinta alam!!!!!kebanyakan jalan!!!!!padahl sejwat dikenal dengan pencari rute2 yang bisa dikatakan extreem!!!terbukti dengan event2 seeblumnya yang bisa dikatakan lumayan menantang!!!!!but pnyelenggraan kemarin so far so good!!!!mudah2han selanjutnya bisa lebih baik!!!SALAM DAMAI BUAT SELURUH BIKER INDONESIA!!!!N GOWES TERUS……

    arif NCC VAN-GEN said:
    November 16, 2009 pukul 8:24 am

    Assalam mualaikum wr. wbr. Salam damai buat semua Bikers Jawatimur, menurut saya yg sudah terjadi biarlah berlalu dan dijadikan pelajaran buat even2 selanjutnya, utk panitia lokal saya pikir sdh berusaha maksimal utk melayani seluruh peserta sejawat diluar kekurangan2 yg terjadi. Polemik atau apalah namanya ini sebenarnya kita sudahi sj dan mungkin pengurus pusat Sejawat bisa memberikan beberapa penjelasan kepada rkn2 sejawat yg mana bisa mendinginkan suasana yang kurang pantas ini. Kepada rkn2 sejawat juga saya harapkan bisa sedikit mengontrol emosi atau kata2 yg dikeluarkan agar tdk semakin membuat panas suasana. Kita tentunya tdk ingin dianggap pesepeda yg manja atau apalah, lebih baik kita melangkah ke depan tdk perlu mengungkit yg sdh berlalu, ckp kita jadikan pelajaran bg kita semua. Bagi sya pribadi, bersepeda selain demi kesehatan juga demi refreshing, dan yg lbh penting demi persaudaraan sesama penggemar mancal sepeda. Dan saya ingin sekali di even Sejawat saya bisa merasakan suasana itu, bukan saling caci maki tanpa kontrol dan tanpa mengindahkan perasaan org lain. Kecewa boleh kecewa tp jangan sampai kita seperti org2 yg tak berpendidikan dan berbudaya. Salam damai dan salam persaudaraan sesama bikers, Wassalam mualaikum

    Rudi Alfan AMS- XTR Batu said:
    Februari 3, 2010 pukul 10:26 am

    @PANDU MOSSO KARBON….: kupingku Panas ngerungokno ocehanmu….. Anak buahmu Chettah MTB Banter2 yo??? tapi lek pas ono Event Balapan MTB ( Kejurda, PORPROV II, opo maneh Kejurnas) koq gak ketok irunge sih?????

    Kok tego2-ne mlesetno SEJAWAT dadi SESAHWAT….. aku arek Batu sing Jarang2 melu Sejawat-ae Mangkel ngerungokno Ocehanmu….., opo maneh omongmu Sing Duwur masalah Balapan…….

    Aku Bakal teko nang SEJAWAT 10… anak buahmu Gowoen yo….. aku tak Nggowo anak Buahku sing SMP-ae….. ( Pemula) anggap ae latihan bareng….. trus……. lek wis siap Anak2 CHEETAH MTB…. tak Enteni ndek… KEJURNAS XC Lembah Dieng, Malang… April 2010……

    Ojok mungso Rider2 SEJAWAT…… Karena Sejawat bukan ajang Balapan…, tapi ajang Bersenang2 dan Sosialisasi Mtb-er Se-Jatim…… Oke?????? Piss….Deh….AH…….

    Penginapan di jakarta said:
    Februari 18, 2011 pukul 5:12 pm

    keren blognya… lam kenal smua

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s