Kepada Peserta SEJAWAT Seri 10

Posted on Updated on

Kepada Yth
Peserta SEJAWAT Seri 10
Pacet Di Jawa-Timur

Kami atas nama panitia SEJAWAT mengucapkan terimakasih atas partisipasi seluruh pihak dalam kegiatan Sejawat 10, selanjutnya kami mohon maaf atas ketidak nyamanan dalam event seri 10 Pacet, terkait dalam pelaksanaan di lapangan baik masalah penginapan, rute ataupun dalam hal2 lain yang diluar perkiraan Panita. Oleh karena itu Panita perlu memohon kebesaran hati dari semua peserta setia SEJAWAT dan pengertian akan kondisi penyelenggaran setiap daerah yang senantiasa berbeda-beda ini sama sekali tidak ada unsur kesengajaan, akan tetapi kami senantiasa mencarikan jalan keluar yg terbaik sesuai kemampuan dan kondisi saat itu di lapangan/daerah.

SEJAWAT menerima semua protes dan keluhan dari peserta dalam bentuk surat resmi agar tetap terjaga hubungan harmonis kita serta menjadikan pembenahan juga kontrol ke daerah penyelenggara.   Dengan ini kami atas nama panitia SEJAWAT akan senantiasa berupaya meningkatkan mutu pelayanan dalam setiap penyelenggaraan seri event di seluruh daerah Jawa-Timur untuk itu kami perlu masukan, dukungan serta koreksi dari semua peserta yang nantinya juga akan kebagian menjadi tuan rumah di daerahnya masing-masing.

Hormat kami,
Humas SEJAWAT

14 respons untuk ‘Kepada Peserta SEJAWAT Seri 10

    CHADARMANTO said:
    Maret 1, 2010 pukul 5:50 am

    Seeegggarrrr udarane, tapi terlalu, amat, sangat, berat, licin, super extrim,+ kacau sekali kepanitiaannya, soale kalao peserta ada yang kecelekaan gak bakalan ada yang tahu nasib pe gimana. Panitia ditempat-tempat rawan sangat kurang bahkan tidak ada.

    Dark Gombez said:
    Maret 1, 2010 pukul 6:11 am

    Ya alllah, Kok tego tenan sih….Koncone DW dipeloro soroh. Apalagi Panitia Lokal Hanya Tertawa saat ada teman Biker yang kesulitan untukmenaikkan sepedanya…….Ayo Sejawat Berubahlah….

    Danu said:
    Maret 1, 2010 pukul 8:45 am

    iya neh pak terutama di masalah trek…
    banyak trek yang sebenarnya ga layak untuk dilewati sepeda.. lha dipake jalan kaki aja susah, apalagi pake sepeda.
    terus terlalu banyak single trek jadinya kalo di depan ada yang TTB (tuntun Bike) teman2 di belakang yang ngegowes terpaksa harus turun dan ikutan TTB karena ga bisa lewat. sepengetahuan jalan nanjak saya nuntun sepeda jauh lebih berat daripada dipancal.
    akhirnya kemaren acara sejawat menjadi acara hiking dengan menggandeng sepeda hehe (no offense lho pak)
    semoga ke depannya sejawat bisa lebih baik… Amiinn

    "Tonggeng Raja Ngenthup" said:
    Maret 1, 2010 pukul 1:34 pm

    Lain kali kalau memilih route tolong lebih rasional bos…Sesuai nama “Sejawat”, kita ini mau berolahraga sepeda sambil menikmati keindahan alam khan…Klu seperti di Pacet kemarin tuh acara nuntun sepeda (bukan bersepeda) sambil nggrundel nggak karuan, mana sempat menikmati keindahan alam klo kaya kemarin tuh…? Aku dah ikut terus Sejawat seri 2 sampai 9, namun masalah reute gak pernah ngeluh tuh. Tapi klo rute sperti di Pacet aku nggak habis pikir…kenapa route kayak gitu kok bisa lolos sensor…? Atau mungkin bentuk dari peningkatan kualitas route barangkali. Atau mungkin pula masing 2x daerah saling berlomba untuk menyuguhkan routa yg paling menantang sekaligus paling bisa “ngerjain” peserta..? Semoga saya salah berpraduga…
    Saya berharap kedepan pemilihan route lebih masuk akal dan lebih manusiawi. Komentar lain biar disampaikan rekan lain. Salam Sejawat…..

    HERY ( TAC ) said:
    Maret 2, 2010 pukul 1:01 am

    Ini baru namanya ksatria mau mengakui segala kekurangan yang ada dan mau menerima kritik maupun keluhan peserta akibat pelaksanaan sejawat 10 Pacet….MAJU TERUS SEJAWAT…

    eb satriyo-ledeng said:
    Maret 2, 2010 pukul 4:13 am

    Sebaiknya tuk penentuan jalur perlu suatu standar yang pasti dari sejawat Jatim, contohnya jalur harus bisa dilalui dengan bersepeda dll… masak kita sepedahan gak numpaki sepeda… yo menantang sih tapi bukan tuk biker…

    david gilass said:
    Maret 2, 2010 pukul 4:38 am

    Pertama, saya mengucapkan banyak terima kasih atas terselenggaranya seri Sejawat seri 10 yg tergolong lumayan sukses di Pacet kemarin.
    Dlm Pelaksanaan di Lapangan itu wajar Brurs …… prateknya pasti ada plus and minusnya seperti event sejawat sebelum2nya
    Tapi justru yg saya rasakan belakangan ini, Sejawat seperti kehilangan Gregetnya.
    Hal ini bisa dilihat dari semakin jarang saja panitia lokal maupun Pusat yang ikut mancal bareng seperti sebelum2nya yg penuh dg kebersamaan dan semangat , oke …… bravo Sejawat, kutunggu eventmu berikut
    Salam hangat David Gilass & rekan.

    merida ant said:
    Maret 5, 2010 pukul 11:57 pm

    untuk para biker sejawat jgn ngeluh donk…namanya saja adventure bike…jd tantangannya pasti berat…menurut saya sejawat memang harus mempunyai perbedaan track serta tantanganya.setiap kota memiliki ciri2 track sendiri2. jd qt sbgai biker harus tetap semngat mengayuh sepeda smpai gris finish…namanya saja mountain bike, jln yg berlumpur,terjal,single track, aspal,dan tanjakan “paten” harus siap qt tempuh. yg penting jantung qt ttp sehat, sekaligus dpt rekreasi di kota2 sekitar Jatim. bravo SEJAWAT n biker2 JATIM.

    Bambang Sugianto said:
    Maret 7, 2010 pukul 9:20 am

    sesuai nama ” SEJAWAT ” sepeda jelajah wisata tapi seri 10 kali ini peserta menuntun sepeda sambil wisata melihat batu2 dan jalan berlumpur tebal untuk yang akan datang imbauan saya untuk memilih reute sesuai dengan nama sejawat mohon keselamatan dan ransum untuk peserta berupa snak dan minum di pos yang disediakan diperhatikan agar peserta lebih nyaman dalam mengikuti even. untuk penginapan mohon bisa lebih bagus , harapan saya masukan temen2 peserta bisa jadi masukan untuk even sejawat yang akan datang lebih baik ……… viva untuk panitia sejawat

    Peserta perorangan said:
    Maret 8, 2010 pukul 3:54 am

    ada sedikit pertanyaan dalam pikiran saya:
    1. apakah dalam penentuan rute, panitia sejawat (bukan yang lokal) juga ikut melakukan survey, karena dari survey tsb dapat ditentukan layak tidaknya rute yang akan ditempuh

    2. apakah dalam dalam pemilihan penginapan juga dilakukan survey, & yang paling penting perlu di”booking” dulu dan tentunya dengan pembayaran uang muka (DP)
    Kami peserta dari daerah sering “cemburu” dengan peserta Surabaya yang mungkin dekat dengan panitia sejawat, penginapan dari surabaya cenderung lebih “bagus” dari peserta daerah padahal dalam daftar kami lebih dulu mendaftar

    3. apakah setiap event sejawat selalu menggantungkan pada PEMDA setempat, sebaiknya kita mandiri (tentuanya biaya akan membengkak) kalopun ada bantuan dr PEMDA kita anggap sebagai bonus aja

    4. dalam event sejawat 10, tidak kami jumpai ada panitia sejawat (bukan yang lokal) yang berkeliaran di venue, terus kemana aja ya.

    5. Terakhir (mungkin) sebaiknya panitia sejawat yang mengajak keluarga agar tidak menginap dalam penginapan yang dekat dengan peserta, ada kasak-kusuk dari sesama peserta yang mencurigai menggunakan anggaran panitia

    Demikian sedikit pertanyaan dan pernyataan dari kami, dan kami tidak bermaksud menghakimi ato menghujat panitia. Hal ini kami sampaikan agar kualitas Sejawat tetap terjaga

    ferdinand said:
    Maret 8, 2010 pukul 4:49 am

    Kepada Yth. Rekan-rekan Biker Sejawat
    Atas nama Gama 145 Pemkot Mojokerto, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, karena begitu banyak kekurangan pada pelaksanaan sejawat seri 10 di Pacet.
    Sebagai klub yang aktif mengikuti event seri sejawat, tentunya kami sangat memahami kekecewaan yang dirasakan oleh rekan-rekan biker sejawat. Namun sebagai warga pemkot, kami memang tak mampu berbuat maksimal, karena panitia daerah sejawat 10 adalah Pemkab Mojokerto, yang seharusnya berkewajiban memenuhi semua kebutuhan akomodasi, makan minum, medis, seremonial dll. Sedangkan Gama 145 Pemkot Mojokerto sifatnya hanya membantu, yang ternyata tanpa ada perhatian sama sekali dari panitia daerah sampai selesainya pelaksanaan.
    Bahkan sebagai antisipasi, kami juga berinisiatif menyiapkan polo pendem, minum dan pickup pada setiap pos, yang pada hari H, ternyata juga tidak disiapkan oleh panitia daerah.
    Hal ini tentunya merupakan pelajaran yang sangat berharga bagi kami. Namun kami yakin, pelaksanaan event-event sejawat selanjutnya, akan jauh lebih baik.
    Sekali lagi, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Bravo SEJAWAT.

    ferdinand said:
    Maret 8, 2010 pukul 5:57 am

    Kepada Yth. Rekan-2 Biker Sejawat

    Atas nama Gama 145 Pemkot Mojokerto, kami menyampaikan mohon maaf yang sebesar-besarnya, karena begitu banyak kekurangan pada pelaksanaan Sejawat Seri 10 di Pacet.
    Sebagai klub yang aktif mengikuti even sejawat, tentunya kami sangat memahami kekecewaan yang dirasakan oleh rekan-rekan peserta sejawat.
    Pada pelaksanaan sejawat di pacet, kami memang tidak mampu berbuat maksimal, karena panitia daerah adalah Pemkab Mojokerto, yang seharusnya memenuhi kebutuhan akomodasi, makan minum, medis, seremonial dll. Sedangkan Gama 145 Pemkot Mojokerto hanya bersifat membantu, itupun ternyata tanpa ada perhatian dari panitia daerah sampai dengan selesainya pelaksanaan. Bahkan sebagai antisipasi, kami telah berinisiatif untuk menyediakan polo pendem, minum dan sarana pickup pada setiap pos, yang pada hari H ternyata memang tidak disiapkan oleh panitia daerah.
    Sekali lagi, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.
    Salam SEJAWAT !

    Agusnariyadi said:
    Maret 9, 2010 pukul 1:42 pm

    sing wis yo wis sejawat 11 berikutnya semoga memuaskan bagi bikers seluruh jatim

    bocah.goblok said:
    April 1, 2010 pukul 3:10 pm

    matur suwun sebelumnya….
    kenapa ya dari seri keseri berikutnya kok semua pada mengeluh soal rute lah,panitia lah dan ini itu lah.sebenare apa sih yang di cari sejawat ini…..???
    buat peserta tolonglah kalo udah terjun ya ikuti aja toh udah bayar mahal “eman eman lek ra di libas medane”..he he he…
    buat panitia pusat benahi dong kinerjanya.kita semua tahu panitia pusat udah mati2 an gimana supaya bisa sukses di tiap seri tapi hasilnya masih itu2 aja dan punya kesan panitia pusat kurang bisa memberikan pencerahan bagi peserta yang “nggrundel soal rute dan lain2nya”
    jadi buat semua saling dukung dan benahi kenerja panitia….salam dari tulungagung….!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s